Monday, March 21, 2011
Sejarah Thrash Metal
thrash metal (kadang-kadang disebut hanya sebagai thrash) adalah sebuah subgenre dari musik heavy metal, salah satu subgenre metal ekstrim yang dicirikan oleh riffing kecepatan tinggi dan agresi. lagu thrash metal biasanya menggunakan cepat, perkusi dan rendah-mendaftar riff gitar, dilapis dengan pekerjaan memimpin shredding-gaya. Thrash song lyrics kadang-kadang mengekspresikan pandangan yang lebih memilih untuk upaya kritik obyektif masyarakat. lyrics thrash metal juga sering berurusan dengan masalah-masalah sosial menggunakan bahasa visceral dan tumpul, sebuah pendekatan yang sebagian tumpang tindih dengan genre hardcore. Apa yang disebut "Big Four" dari thrash metal Slayer, Megadeth, Metallica, dan Anthrax, yang pada dasarnya dibuat secara simultan dan dipopulerkan genre pada awal tahun 1980. Asal-usul thrash metal umumnya ditelusuri ke 1970-an dan awal 1980-an, ketika sejumlah band mulai menggabungkan suara dari New Wave of British Heavy Metal, menciptakan sebuah genre baru dan berkembang menjadi sebuah gerakan yang terpisah dari punk rock dan hardcore. genre ini jauh lebih agresif dibandingkan dengan relatif logam, kecepatan. Ada sering crossover yang signifikan dari satu kategori logam ke yang lain, dan beberapa band menggunakan pengaruh musik dari genre non-logam.
Sunday, March 13, 2011
Karakteristik Heavy Metal
Heavy Metal secara tradisional di karakterisasi oleh sound distorsi gitar yang keras, Rhythm yang tegas, Sound Bass dan Drum yang padat dan suara Vokal yang bertenaga. Seorang kritisi dari surat kabar New York Times JON PARELESS menulis “dalam taksonomi musik populer, Heavy Metal adalah sub-spesies utama dari Hard Rock-pertumbuhannya gak pake sinkopasi, sedikit sekali sense blues dan lebih ke showmanship”. Formasi identik dari aliran ini adalah Bassist, Lead Gitar, Rhythm Gitar, drummer dan Seorang Vokalis yang bolah jadi bisa megang instrumen musik ataupun tidak sama sekali. Instrumen lain seperti Keyboard juga digunakan untuk memperkaya sound yang di hasilkan.
Sound yang di hasilkan dari amplifikasi gitar adalah elemen penting sepanjang sejarah Heavy Metal. Peran Lead gitar di heavy metal sering bertabrakan dengan peran “Frontman” dari seorang vokalis, menciptakan tensi musikal sebagai mana keduanya “bersaing untuk menjadi dominan” . Seorang kritisiSimon Frith menyatakan bahwa pada seorang Vokalis Metal “nada suaranya” lebh penting dari liriknya. Vokal Metal berfariasi luas dalam Style, mulai dari Multioktaf, teaterikal seperti Rob Halford dari Judas Priest dan Bruce Dickinson dari Iron Maiden sampai ke Style keras seperti Lemmy dari Motörhead danJames Hetfield dari Metallica, ke style Growl yang banyak dibawakan oleh performer genre Death Metal, dan teriakan yang kasar dari Black Metal.
Peran utama lain dari instrumen heavy metal adalah Bass, dan interplay antara bass dan Gitar adalah elemen utama. Gitar bass ini membuat sound Low-End yang akan menghadirkan “Heavy” itu sendiri. Beberapa band membuat bass menjadi instrumen lead mereka, di populerkan oleh Cliff Burton dariMetallica.
Esensi dari drum metal menciptakan sound yang keras dan konstan, menggunakan trifecta “Speed, Power dan Presisi”. Drum Metal “membutuhkan jumlah pengecualian terhadap daya tahan” dan pemain drum harus mengembangkan “Speed/kecepatan, koordinasi, dan keterampilan untuk bisa memainkan pola ruwet” yang sering di pakai dalam Heavy Metal. Karakteristik dari drum Metal adalah pada cekikan simbal, yang mana simbal yang di pukul akan di tangkap oleh tangan yang lain ( atau dalam beberapa kasus ditangkap oleh tangan yang memukul ) sehingga menghasilkan suara yang meretak. Set untuk Drum metal biasanya lebih luas daripada genre musik Rock lainnya.
Sejarah musik Death Metal . .
Death metal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an. Beberapa ciri khasnya adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian, ritme gitar rendah (downtuned rhythm guitars), perkusi yang cepat, dan intensitas dinamis. Vokal biasanya dinyanyikan dengan gerutuan (death grunt) atau geraman (death growl). Teknik menyanyi seperti ini juga sering disebut "Cookie Monster vocals".
Beberapa pelopor genre ini adalah Venom dengan albumnya Welcome to Hell (1981) dan Death dengan albumnya Scream Bloody Gore (1987). Death metal kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh band-band seperti Morbid Angel, Entombed, God Macabre, Carnage, dan Grave.
Di Indonesia, genre ini diawali pergerakan dan perkembangan-nya di tahun 1990-an dengan band thrash metal Rotor di Jakarta dan beberapa band pioneer Death Metal lainnya di daerah lain, seperti Adaptor dari Jakarta , Insanity dan Hallucination dari Bandung, Death Vomit dari Jogjakarta , Slow Death dari Surabaya, kemudian berkembang dengan band band berbahaya dan bereputasi internasional, Jasad , Disinfected,dan Ancur dari Bandung , Siksa Kubur , Funeral Inception dari Jakarta dan Cranial Incisored dari Jogjakarta
Beberapa pelopor genre ini adalah Venom dengan albumnya Welcome to Hell (1981) dan Death dengan albumnya Scream Bloody Gore (1987). Death metal kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh band-band seperti Morbid Angel, Entombed, God Macabre, Carnage, dan Grave.
Di Indonesia, genre ini diawali pergerakan dan perkembangan-nya di tahun 1990-an dengan band thrash metal Rotor di Jakarta dan beberapa band pioneer Death Metal lainnya di daerah lain, seperti Adaptor dari Jakarta , Insanity dan Hallucination dari Bandung, Death Vomit dari Jogjakarta , Slow Death dari Surabaya, kemudian berkembang dengan band band berbahaya dan bereputasi internasional, Jasad , Disinfected,dan Ancur dari Bandung , Siksa Kubur , Funeral Inception dari Jakarta dan Cranial Incisored dari Jogjakarta
Evolusi Musik Metal !!
70'an
Heavy Metal awal 70'an digawangi oleh band-band seperti Led Zepplin, Black Sabbath, dan Deep Purple, Heavy Metal pada era tersebut masih dipengaruhi oleh elemen Blues yang kental. Judas Priest mengembangkan genre ini dengan menghilangkan unsur blues dan lebih mengandalkan distorsi, beat yang lebih cepat, dan harmoni. Pada akhir 70'an munculah New Wave oF British Heavy Metal yang dipelopori Motorhead, NWOBHM menggabungkan Punk dan Heavy Metal. Band-band NWOBHM lainya adalah Iron Maiden, Saxon, Venom, Diamond Head, dll.
Awal 80'an
Awal era 80'an Di gawangi oleh band-band NWOBAM seperti Motörhead, Iron Maiden, Venom dan Diamond Head. Heavy Metal akhirnya bertabrakan dengen musik Pop hal ini memunculkan genre yang disebut Glam Metal, Glam Metal berhasil menerobos chart-chart papan atas, hal ini menyebabkan Heavy Metal lebih tersebar cepat di seluruh dunia
Underground Metal: 1980, 1990, dan 2000-an
Karakteristik Black Metal
BLACK METAL
Black metal diawali oleh band Venom pada tahun 1982 lewat album berjudulBlack Metal. lalu diikuti oleh band-band seperti Bathory, Mayhem, Mercyfull Fate,Hellhammer/Celtic Forst. semua band ini ter-Influence Venom. Band Black metal masih cenderung bermain Thrash metal. Pada awal 80an sampai 90an, Black metal sangat berkembang di daerah Skandinavia oleh band diatas tadi. Jenis musik metal ini juga termasuk jenis metal underground. Black metal mempunyai Sub-genre bernama NSBM , Neo Nazi Black metal dua komunitas tersebut termasuk yang berpengaruh di komunitas Underground.
Band yang terkenal dari jenis musik ini adalah Dimmu Borgir, Cradle of Filth, Dark Funeral, Emperor dan Immortal
KARAKTER BLACK METAL
Berikut ini gaya dan ciri-ciri permainan band-band Black Metal:Drum
- Double bass drum sangat tipis jika dimainkan, sangat bertenaga, kadang bersama-sama dengan pukulan Snare Drum dengan gaya meledak-ledak (hentakan keras). Kadang kita hanya akan mendengarkan bass drum yang berbunyi sedetik.
- Kadang, drum juga bisa bermain sangat lambat, Tergantung suasana musik.
- Bahkan ada kalanya band-band seperti Burzum atau Xasthur sering tidak menggunakan drum dibeberapa lagu.
- Beberapa band menggunakan drum mesin untuk performa lebih baik.
Gitar
- Cepat, didalam Rhytm gitar yang cepat, terselip melodi gitar yang samar-samar dan lama-lama berubah menjadi Alternate picking dantremolo pick
- Distorsi yang banyak memainkan Power chord.
- Seteman gitar sama persis seperti Death metal. Di Chord D atau Chord C atau lebih rendah lagi.
Lirik, Vokal
- Lirik dinyanyikan dengan jelas. Bernuansa kikir, setan yang mengingatkan kepada penyiksaan, dan ini sudah menjadi standar band-band Black Metal.
- Ada yang dinyanyikan bersatu seperti simponi. Lalu band-band Black metal menamakanya Symphonic Black Metal
- Banyak juga yang sering dinyanyikan laki-laki dan perempuan seperti lagu-lagu simponi Gregorian.
- Sering ada efek di vokalnya dan membuat suara seperti Atmospher.
- Lirik sering mengambil kata-kata yang berbau setan, penyembahan berhala, dewa-dewa kuno, tema gaib yang mengutuk agama Kristen (Anti Kristus).
- Lirik bertema perang, udara dingin, kegelapan, hutan, dan lingkungan alami di eropa.
- meminum darah segar membuat suara menjadi lebih serak atau hanya sebagai atribut aliran musik tersebut.
Keyboard
- Biasanya setingan keyboard, biola, choir, dan organ menyerupai setelan musik gereja supaya meniru suara Kathedral dan orkestra yang terasa sejuk, dingin, samar dan menyedihkan.
Performa
- Tidak suka bermain live dan lebih cenderung bermain gaya. Beberapa band Black Metal seperti Darkthrone menolak untuk bermain live. Banyak juga solo Black Metal seperti Clandestine Blaze, Burzum,Leviathan dan Xasthur juga menolak bermain live karena mereka terdiri dari 1 anggota. Tetapi satu band seperti Satanic Warmaster, bermain bersama musisi ekstra secara khas demi/untuk maksud kinerja live.
- Rata-rata band ingin terlihat tampil se-mengerikan mungkin.
- Kebanyakan band mengecat muka mereka menyerupai mayat (Corpse Paint), dan ini telah menjadi standar musik Black Metal.
GELOMBANG PERTAMA
Bibit Black Metal ditanam diawal 80'an yang dikenal sebagai "Gelombang Pertama", ilham paling awal diawali oleh band-band dari Inggris. Lewat band dari britania raya, Venom lewat album debutnya 'Welcome to Hell. Setelah perpecahan dari NWOBHM Metal lebih cenderung mengalami masa dimana band-band lebih mementingkan masa depan gaya dari pada suara/sound.Gaya pakaian/busana seragam bisa juga mirip yang dipunyai band-band Black Metal; Pantalon kulit, spiked aksesori pergelangan, dll. Personil band juga bisa memakai nama-nama samaran seperti yang dipakai oleh band tersebut: Venom, Mayhem, Graveland, Godkiller, dll.
Sejarah Black Metal
Black metal adalah sebuah terms dari aliran ekstrim metal yang dipelopori oleh band NWOBHM ( New wave of british heavy metal) ,bernama VENOM. Venom memberikan torehan sejarah dengan memberikan konsep awal dari musik Black Metal ini , dengan karakteristik sound yang kasar, vokal yang shrieking dan tema lagu lagu dengan suasana mistis , paganis dan horror . Gelombang pertama dari musik Black metal selain Venom, kita mengenal ada Bathory dari Swedia , King Diamond / Mercyful Fate dari Denmark juga Celtic Frost / Hellhammer dari Swiss dan Death SS dari Italia . Jerman juga mencatat band seperti Sodom, Destruction dan Necronomicon , namun kurang diperhitungkan sebagai pelopor dari Black Metal karena liriknya kebanyakan mengemukakan tentang peperangan, walaupun dari atribut yang digunakan dan konsep musiknya sama seperti pelopor Black Metal lainnya, kecuali untuk Sodom di dalam album In the sign of evil dan Necronomicon di album pertamanya yang dapat dikategorikan sebagai album referensi sebagai awal perkembangan aliran black metal ini. Band gelombang pertama ini lah yang merasuki dan menjiwai anak anak muda di Skandinavia sana untuk memulai sesuatu yang lebih ekstrim dengan penjiwaan paganis sesuai dengan kebudayaan nenek moyang mereka sebagai bangsa Viking. Gelombang kedua dari musik Black Metal ini dipelopori oleh Mayhem dari Norwegia .
Sejarah Heavy Metal
Heavy metal ditemukan oleh Band veteran Tahun 60'an Steppenwolf, dalam lagu klasiknya yang berjudul 'Born To Be Wild' (ada di baris kedua bait kedua, "dasar maniak barang remeh-remeh!")."I like smoke and lightning Heavy metal thunder Racin' with the wind And the feelin' that I'm under".
Tapi istilah itu belum dipakai secara tepat sampai pada tahun 1970, ketika Black Sabbath merilis album perdana klasik mereka yang berjudul ' Paranoid'. Cukup banyak band Heavy metal.
Dari tahun 1960-an atau bisa disebut Blues Rock seperti Led Zeppelin, AC/DC Classic metal dan disekitar 60an sampai 70'an atau disebut Classic Rock seperti Black Sabbath, Blue Oyster Cult, Deep Purple, Alice Cooper. Permainan Classic metal dimainkan kadang dengan Organ. Musiknya dikendalikan olehriff yang lebih sering dimainkan dalam tangga nada minor. Vokalisnya juga terpengaruh oleh Led Zeppelin kecuali Bapak metal Ozzy Osbourne yang dipengaruhi oleh Sirene udara.
underground metal
Saturday, March 12, 2011
Sejarah musik death metal indonesia




Death metal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an. Beberapa ciri khasnya adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian, ritme gitar rendah (downtuned rhythm guitars), perkusi yang cepat, dan intensitas dinamis. Vokal biasanya dinyanyikan dengan gerutuan (death grunt) atau geraman (death growl). Teknik menyanyi seperti ini juga sering disebut “Cookie Monster vocals”.
Subscribe to:
Posts (Atom)
